Developed in conjunction with Joomla extensions.

Stop nomorsatukan administrasi! Nomer satu kemanusiaan!

Bagaimana perasaanmu seandainya jadi seorang ibu yang bayinya baru meninggal? Bisakah berpikir? Bagaimana pula perasaan dan pikiran bapak yang baru kehilangan bayinya? Sempatkah berpikir?

Pada tanggal (21/9) di RSUD Abdoel Moeloek, Bandar Lampung, seorang ibu pulang menggendong bayinya naik angkot tanpa mendapatkan fasilitas ambulans yang menjadi haknya. Apakah karena ia pasien BPJS? Pihak RS klarifikasi bukan karena sebab pasien BPJS, melainkan karena bapak bayi tidak bisa melengkapi soal administrasi sebelum naik ke ambulans.

Sumber Gambar: tribun


Suara MAKI    36

Adakah orang yang pekerjaanya merenung? Ya ada. Lalu mereka disebut filsuf. Kalau orang biasa lebih tepat disebut tukang curhat. Bisa jadi curhatan itu sekedar ingin mengeluarkan unek-unek yang tak selesai hanya dengan diceritakan di dalam buku harian. Sebab takkan ada perubahan dalam diri ataupun orang lain. Semua hanya sekedar menjadi kata-kata yang memenuhi lembaran dalam buku. Saya mulai menuangkan pikiran dalam buku harian sejak bisa menulis. Walau isinya cuma kegiatan hari itu di sekolah atau catatan pemasukan uang jajan sebesar Rp 250 beserta pengeluarannya. Semakin bertambah usia, tentu saja isinya berkembang. Bukan sekedar cerita kegiatan seharai-hari, tapi lalu soal-soal yang lebih buat penasaran, misalnya soal kematian: meninggalnya Nenek yang disusul kematian Mama di usia muda. Soal kehidupan: taksir menaksir, dilema memilih pasangan hidup, memilih jurusan kuliah, memilih pekerjaan... semua soal dilema pilihan hidup.


Suara MAKI    45

The death of expertise* bikin orang awam bersorak! Barangkali inilah satu-satunya buku yang menyenangkan bagi mereka yang tidak dianggap ahli walau berpendidikan tinggi. Sebab keberadaan sosmed, setiap orang dapat menghancurleburkan kembali hipotesa seorang ahli setiap saat. Tidak hanya dalam bidang sosial politik sebagaimana dicontohkan dalam buku ini, prediksi para ahli saat pemilihan presiden AS beberapa waktu yang lalu. Bahkan ilmu keteknikan pun yang jelas-jelas ilmu pasti, setiap saat akan mengalami goncangan dari serangan para awam di berbagai belahan dunia karena pengalaman-pengalaman mereka dalam "realita".

Sumber Gambar: rumahangin


Suara MAKI    107

Mesjid Al Aqsa diperebutkan! Memang sejak lama mesjid suci ini penting bagi umat muslim, Kristen maupun Yahudi. Dari sisi kesejarahan, orang Arab Palestina merasa lebih berhak atas Mesjid Al Aqsa. Sementara itu, pendiri Israel sejak tahun 1948 memang sudah melakukan Yahudinisasi di sekitar Yerusalem Timur termasuk kompleks Mesjid Al Aqsa. Selama dua minggu ini umat muslim berumur kurang dari 50 tahun dilarang melakukan ibadah di mesjid Al Aqsa. Gegara ada peristiwa kematian dua orang polisi yang ditembak mati oleh 3 orang Arab Palestina. Peristiwa ini tidak dianggap sebagai kriminal murni oleh pihak Israel namun dipolitisasi. Sejak saat itu dipasang alat pemindai metal di gerbang masuk kompleks Mesjid Al Aqsa. Serta petugas keamanan bersenjata akan mengawasi siapapun yang masuk mesjid itu. Pada hari Kamis, 27 Juli 2017,  pihak Israel melepas alat pemindai metal dan keamanan bersenjata.  Umat muslim langsung merayakannya dengan sholat Ashar berjamaah. Lalu melakukan sholat Jumat pada 28 Juli 2017. Namun tragis, shalat Jumat itu tiba-tiba saja dibubarkan dengan berondongan senjata, demikian diberitakan Kompas, Sabtu, 29 Juli 2017.

Sumber Gambar news


Suara MAKI    49

Pernah merasa bosan karena tidak dipercaya? Yeah.. apa karena pernah berbohong sekali dua kali? Bukan berarti jadi pembohong atau penipu atau bahkan penjahaaaatt.. Well.., gara-gara sebuah musibah kecil dalam perjalanan mudik Bandung- Semarang.., harus urus nomerku yang udah dikenal sampai ke luar negeri itu ke Grapari Tel***nyet. Berkata jujur bahwa ini terkait pekerjaan.. eh eh kok masih aja diajukan banyak pertanyaan dan bisa terjawab semuanya tapi masih saja dipersulit.. Hellooooowww… ini tugas Negara looh.. Yup.. bahwa apa yang menjadi masalah pada akhirnya bukan sekedar dokumen apa saja yang harus disiapkan? Tapi masalah jati diri, pekerjaan dan seluruh kehidupanku seolah dipertanyakan. Apa-apaan?! Untungnya pulang ke Jakarta bisa diurus, nomerku kembali lagi..itu pun setelah melalui beberapa tahap “interogasi”.. Padahal Cuma urusan nomer HP tapi prosedurnya melebihi urusin birokrasi perijinan pemerintahan di indonesia yang terkenal paling rumit sedunia . Itupun bukan nomer penjahat looooh…well, ok, kalau tel...nyet berargumen mengenai kerahasiaan dan keakuratan data untuk menjaga privasi pemilik nomer. tapi apakah Tel***nyet tidak paham bahwa SOP atau aturan tidak harus diberlakukan secara kaku? ada yang namanya diskresi. Sehingga tidak ada alasan bila sudah ada jaminan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, logika dan nurani maka tel...nyet harus mengeluarkan diskresi untuk saya. Sungguh kebodohan dan ketidakpedulian  perusahaan ini tergambar dari sikap FOS (Front Office Supervisor) Cabang Semarang saat saya menjelaskan keurgensian nomer itu harus buru-buru diambil. “Ya kalau disalahgunakan.., silakan tuntut saja kami”. Edan. Ingin menyudahi saja urusan dengan provider ini. Namun apa daya.. masa Cuma gara-gara EGO... lalu para klien dan calon klien disana sini jadi kebingungan?!

 


Suara MAKI    105

Mau merasakan sensasi kopi yang tak biasa? Coba kopi yang satu ini, kopi asli Tanah Karo yang terkenal dari daerah sekitar Gunung Sinabung, produksi Kelompok Tani Desa Cimbang, Karo binaan Sinabung Eruption Livelihood Recovery Programme oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB )  . Beli berarti juga memberdayakan korban bencana alam Gunung Sinabung Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kopi Arabika Cimbang Sinabung

Berat 70 gram Harga 33.000 (belum termasuk ongkir)

Berat 100 gram Harga Rp 35.000 (belum termasuk ongkir)

Berat 200 gram Harga Rp 65.000 (belum termasuk ongkir)


Suara Usaha Mandiri    147

Bunga sebagai lambang ketulusan cocok bagi anda yang ingin ungkapkan perasaan suka cita atau duka cita pada kerabat terdekat, rekan kerja ataupun kolega bisnis. Kami sediakan beberapa pilihan harga dan tampilan hasil karya anak-anak muda mandiri di Rawa Belong, Jakarta Barat.

 

Bunga Papan Suka Cita Rp 500.000


Suara Usaha Mandiri    141

Developed in conjunction with Joomla extensions.